Audit Lingkungan I

audit

Audit lingkungan adalah evaluasi penilaian ketaatan bagi penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan objek audit sesuai persyaratan hukum dan kebijakan lain yang ditetapkan oleh pemerintah. Audit adalah suatu proses yang sistematik, independen dan terdokumentasi untukmemperoleh bukti audit dan mengevaluasinya secara obyektif untuk menentukan sampai seberapa jauh kriteria audit telah dipenuhi.


Jenis–jenis Audit Lingkungan:

  1. Berdasarkan latar belakang
    • Audit lingkungan yang diwajibkan (Mandatory audit).

      Menteri berwenang memerintahkan penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan untuk melakukan audit lingkungan hidup apabila yang bersangkutan menunjukkan ketidakpatuhan terhadap ketentuan yang diatur dalam undang-undang.

    • Audit lingkungan sukarela (Voluntary audit)
      1. Audit sistem manajemen lingkungan ISO 14001
      2. Audit untuk memberikan informasi kepada pihak yang berkepentingan
  2. Berdasarkan kriteria audit
    • Audit kesesuaian (Confomance audit)
      1. Berfokus pada cara/sistem
      2. Lebih bersifat proaktif
      3. Kinerja hanya sebagai indikasi keefektifan sistem
    • Audit kinerja lingkungan (Performance audit)
      1. Berfokus pada pencapaian/hasil
      2. Kinerja merupakan tujuan akhir
  3. Berdasarkan hubungan antara auditor dan auditee
    • Audit pihak pertama
      1. Auditor dan auditee berada dalam organisasi yang sama
      2. Audit internal
    • Audit pihak kedua
      1. Auditor dan auditee memiliki hubungan timbal balik
      2. Audit pemasok
    • Audit pihak ketiga
      1. Auditor dan auditee tidakm memiliki hubungan timbal balik
      2. Audit sertifikasi sistem manajemen lingkungan
  4. Berdasarkan Tujuan Audit
    • Audit sistem manajemen (Management System Audit)
    • Audit kepatuhan (Compliance audit)
    • Audit akuisisi (Acquisition audit)
    • Audit risiko lingkungan (Environmental Risk audit)
    • Audit pernyataan lingkungan (Environmental statement audit)
    • Audit media/isu lijngkungan spesifik (Single media/issue audit)
    • Audit produk ramah lingkungan

Audit ketat vs pencarian peluang

  1. Audit dapat bersifat ketat (strict) dan mencari peluang perbaikan (oppurtunity seeking)
  2. Audit ketat
    • verifikasi
    • rekomendasi perbaikan bersifat minimal
  3. Audit pencarian peluang
    • lebih bersifat assessment
    • kreatif
    • berorientasi pada rekomendasi untuk perbaikan berkelanjutan

Tujuan Audit Lingkungan

  • Mematuhi peraturan
  • Memperoleh sertifikasi (sistem atau produk)
  • Pernyataan kepada publik (self declaration)
  • Memperjelas pertanggungjawaban (liability)
  • Penentuan premi asuransi
  • Mematuhi persyaratan pembeli atau stakeholder lain
  • Cleaner production assessment
  • Melihat kekuatan dan kelemahan (strengths and weaknesses)

Download jadwal training PT Benefita tahun 2015 Disini. Download brosur training dan peraturan-peraturan terbaru tentang Lingkungan hidup Disini
Selanjutnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>