Pabrik Limbah B3 yang Meresahkan Masyarakat Mojokerto

jatim b3

Masyarakat Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, terbelah menjadi pro dan kontra atas keberadaan pabrik pengolah limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA). Sebagian warga setuju, sebagian lagi menolak keberadaan pabrik yang telah ada di desa tersebut semenjak tahun 2010.

Menurut Rumiyati, yang menjabat sebagai Sekretaris Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Desa Lakardowo menyatakan bahwa awalnya warga desa tidak merasakan dampak apapun terhadap keberadaan pabrik. Akan tetapi, beberapa tahun terakhir ini dampaknya mulai dirasakan warga terutama air tanah atau air sumur untuk keperluan harian.

Heru Siswoyo yang merupakan warga Desa Lakardowo juga mengatakan perubahan kualitas air sumur di desanya mulai terlihat sejak tahun 2013, dari bau hinggap perubahan warna air. Berulang kali saya membuat sumur, namun airnya tetap tidak layak pakai. Padahal sebelumnya bisa digunakan untuk mencuci dan memasak.

Heru yang pernah bekerja di PT. PRIA sejak tahun 2010 mengatakan bahwa limbah yang di bawa ke pabrik hanya ditimbun di tanah, tampa menggunakan sistem pengamanan maupun diolah terlebih dahulu. Pada tahun 2010, mereka belum mempunyai izin tetapi sudah melakukan aktifitas. Tanah di lahan mereka dikeruk tanpa diberi alas dan semua jenis limbah dibuang langsung disitu.

Rumiyati meminta agar pabrik ditutup, semua limbah dipindahkan dari desa serta kondisi lingkungan dipulihkan. Sementara Heru meminta agar Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mencabut izin PT. PRIA sekaligus melihkan kembali kondisi Lakardowo.

Direktur Eksekutif Ecoton, Prigi Arisandi juga menambahkan bahwa dampak lingkungan akibat pengolahan limbah B3 yang tidak benar hanya tinggal menunggu waktu saja. Proses hidrologi yang terjadi akibat penimbunan memang tidak akan bisa dihindari, indikasi yang terjadi di masyarat sangat memungkinkan pencemaran memang ada di lingkungan Desa Lakardowo.

Pengecekan-kualitas-air-oleh-Ecoton-yang-diduga-tercemar-limbah-B3

Pengecekan kualitas air oleh Ecoton Foto: Ecoton

Peraih gelah PhD di bidang sumber daya lingkungan ekuitas dan tanah dari University of Arizona, Tuscon, Melinda Laituri juga menyatakan bahwa penilitian kasus pencemaran air akibat limbah yang mirip dengan Lakardowo pernah dilakukan di Arizona. Penyakit seperti kanker, lukemia dan penyakit berbahaya lainnya yang diderita warga yang harus dicurigai sebagai dari dampak pencemaran lingkungan.

PT PRIA merupakan satu-satunya perusahaan pengolahan limbah B3 di Jawa Timur dan bergerak dalam bidang jasa pengangkutan, pemanfaatan dan pengolahan limbah B3. PT. PRIA menerima limbah lebih dari 1.000 industri, rumah sakit dan klinik kesehatan. Jenis kegiatan pengolahan yang dilakukan antara lain pengangkutan limbah B3, pemanfataan limbah B3 menjadi produk batako, paving block dan kertas (low grade paper), pengolahan limbah cair dengan metode elektrokoagulasi, pengolahan limbah fasa padad dengan menggunakan mesin insinerator.

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Timur telah melakukan uji laboratorium terhadap kualitas air sumur Desa Lakardowo, namun hasilny belum keluar. Sementara masyarakat Desa bersama Lakardowo bersama Ecoton telah melaporkan persoalan ini ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk ditindaklanjuti.

Untuk Informasi Lebih Lanjut, Hubungi :

PT. BENEFITA INDONESIA PROVIDER TRAINING ENVIRONMENT TERBESAR & TERLENGKAP Se-INDONESIA (Since 1 April 1998)

Artikel Terkait:

sumber: mongabay;tempo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>