PERMEN LHK Nomor: 56 Tahun 2015 tentang: TATA CARA DAN PERSYARATAN TEKNIS PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DARI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN (Draf)

Draf PERMEN LHK No. P.56 Menlhk-Setjen 2015-page-001-min

Sehubungan dengan banyaknya permintaan tentang PERMEN LHK No: 56 berikut kami sampaikan masih dalam bentuk draf karena dokumen aslinya masih belum di Undangkan di lembar Negara oleh KEMENKUM HAM. Dan pada saat artikel ini diterbitkan PERMEN LHK No: 56 masih belum di undangkan oleh KEMENKUM HAM

PERMEN LHK Nomor: 56 Tahun 2015 menjelaskan tentang: “TATA CARA DAN PERSYARATAN TEKNIS PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DARI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN.”

Untuk lebih jelasnya silahkan download draf PERMEN LHK No: 56 Tahun 2015 tentang: “TATA CARA DAN PERSYARATAN TEKNIS PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DARI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN

Dalam PERMEN LHK No: 56 tahun 2015 terdapat 7 lampiran, yaitu:

    1. Lampiran 1 : TATA CARA PENGURANGAN DAN PEMILAHAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DARI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN
    2. Lampiran 2: SIMBOL LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DARI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN
    3. Lampiran 3: TATA CARA PENYIMPANAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DARI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN bag 1
      TATA CARA PENYIMPANAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DARI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN bag 2
    4. Lampiran 4: TATA CARA PEMBERIAN KODE MANIFES, FORMAT MANIFES, PENGISIAN MANIFES, DAN PELEKATAN SIMBOL DAN LABEL LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN PADA ALAT ANGKUT LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN
    5. Lapiran 5: TATA CARA PENGOLAHAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN
    6. Lampiran 6: TATA CARA PENGUBURAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN
    7. Lampiran 7: PENJAMINAN PERLINDUNGAN PERSONEL PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

Dalam PERMEN LHK tersebut terdiri dari beberapa bab, dimana:

    1. BAB I Ketentuan Umum
    2. BAB II Tujuan dan Batasan Pengaturan
    3. BAB III Pengurangan dan Pemilahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
    4. BAB IV Penyimpanan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
    5. BAB V Pengangkutan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
    6. BAB VI Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
    7. BAB VII Penguburan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
    8. BAB VIII Penimbunan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
    9. BAB IX Ketentuan Lain Lain
    10. BAB X Ketentuan Peralihan
    11. BAB XI Ketentuan Penutup

Peraturan Menteri ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi Penghasil Limbah B3 dari fasilitas pelayanan kesehatan dalam mengelola Limbah B3 yang dihasilkan.

Limbah B3 yang dimaksud dalam Peraturan Menteri yaitu meliputi:

    1. Dengan karakteristik infeksius
    2. Benda tajam
    3. Patologis
    4. Bahan kimia kedaluwarsa, tumpahan, atau sisa kemasan
    5. Radioaktif
    6. Farmasi
    7. Sitotoksik
    8. Peralatan medis yang memiliki kandungan logam berat tinggi
    9. Tabung gas atau kontainer bertekanan

Sedangkan ketentuan mengenai limbah radioaktif diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan mengenai ketenaganukliran.

Untuk pengelolaan Limbah B3 yang timbul dari fasilitas pelayanan kesehatan meliputi tahapan:

    1. Pengurangan dan pemilahan Limbah B3
    2. Penyimpanan Limbah B3
    3. Pengangkutan Limbah B3
    4. Pengolahan Limbah B3
    5. penguburan Limbah B3
    6. Penimbunan Limbah B3

Untuk Informasi Lebih Lanjut, Hubungi :

PT. BENEFITA INDONESIA PROVIDER TRAINING ENVIRONMENT TERBESAR & TERLENGKAP Se-INDONESIA (Since 1 April 1998)

Artikel Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>