Standar Kompetensi Penanggungjawab Pengendalian Pencemaran Udara (EPCM) III

klh benefita

PERENCANAAN DAN KOORDINASI PELAKSANAAN KEGIATAN OPERASIONAL PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA

Unit ini berhubungan dengan pengetahuan dan kemampuan dalam menerapkan teknologi pengendalian emisi mencakup pengelolaan bahan bakar, pelaksanaan pengendalian emisi udara, serta prosedur kondisi abnormal dan prosedur tanggap darurat.

  1. Pengetahuan tentang jenis bahan bakar dan karakteristiknya, serta pengendalian proses dan teknologi pembakaran.

    Mampu menyusun dokumen perencanaan untuk pengelolaan bahan bakar, dan Pengendalian proses dan teknologi pembakaran tersusun

    • memahami jenis bahan bakar dan karakteristiknya, termasuk sumber energy terbarukan dan kombinasi bahan bakar;
    • memahami pengaruh unsur-unsur kimia dalam bahan bakar terhadap gas hasil pembakaran;
    • memahami tentang LHV dan HHV;
    • mengetahui perhitungan kebutuhan udara untuk proses pembakaran;
    • mengetahui perhitungan gas-gas hasil proses pembakaran;
    • mengetahui perhitungan efisiensi proses pembakaran;
    • mengetahui metode dan pengaturan pembakaran;
    • mengetahui tipe-tipe peralatan unit konversi energy dan kelebihan serta kekurangannya;
    • mengetahui teknologi pembakaran rendah emisi (antara lain : NOx, COx);
    • memahami proses produksi yang menimbulkan emisi udara;
    • memahami teknik dan atau teknologi untuk minimisasi emisi udara dari proses produksi.

     

  2. Teknologi pengendalian emisi udara.

    Mampu membuat dokumentasi pelaksanaan pengendalian emisi udara tersusun

    • mengetahui jenis proses desulfurisasi dan prinsip dari desulfurisasi, meliputi proses desulfurisasi metode kering dan basah; absorbent, reaksi, by product;
    • memahami kelebihan dan kekurangan dari proses desulfurisasi dan pengoperasiannya;
    • mengetahui jenis teknologi dan prinsip pengolahan emisi NOx atau denitrifikasi;
    • memahami prinsip teknik pengendali debu;
    • memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan unit pengendali debu;
    • mengetahui tipe fasilitas alat pengendali debu, meliputi prinsip pemilahan debu, penjelasan peralatan, kelebihan dan kekurangan dari peralatan, aplikasi, desain dan pengoperasiannya;
    • memahami prinsip dan teknik pengendalian emisi fugitive.

     

  3. Prosedur kondisi abnormal dan prosedur tanggap darurat.

    Mampu menyusun dokumen SOP kondisi abnormal dan SOP tanggap darurat

    • memahami prosedur kondisi abnormal dan tanggap darurat;
    • mengenali sumber penyebab kondisi abnormal dan tanggap darurat;
    • mampu melakukan prosedur kondisi abnormal dan tanggap darurat

     

  4. Pelaporan pelaksanaan pengendalian pencemaran udara.
    Mampu menyusun Dokumen laporan pengendalian pencemaran udara dari sumber tidak bergerak.


    Memahami pedoman penyusunan laporan pelaksanaan pengendalian pencemaran udara dari sumber tidak bergerak.

Download jadwal training PT Benefita tahun 2015 Disini. Download brosur training dan peraturan-peraturan terbaru tentang Lingkungan hidup Disini
Kembali   Sebelumnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>