Tata Cara Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup Sesuai PP 101 Tahun 2014

limbah b3

Dalam Pasal 203 PP 101 tahun 2014 diatur tentang pemulihan fungsi lingkungan dilakukan dengan tahapan:

  1. Penghentian sumber pencemaran dan pembersihan zat Pencemar
    Penghentian sumber pencemaran dan pembersihan zat pencemar dilakukan dengan cara paling sedikit meliputi:

    • identifikasi lokasi, sumber, jenis, dan zat pencemar, serta besaran pencemaran;
    • penghentian proses produksi;
    • penghentian kegiatan pada fasilitas yang terkait dengan sumber Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup;
    • tindakan tertentu untuk meniadakan Pencemaran Lingkungan Hidup dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup pada sumbernya; dan
    • penyusunan dan penyampaian laporan pelaksanaan penghentian Pencemaran Lingkungan Hidup dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup kepada Menteri, gubernur, dan bupati/wali kota.
  2. Remediasi
    Remediasi dilakukan dengan cara paling sedikit meliputi:

    • pemilihan teknologi remediasi;
    • penyusunan rencana dan pelaksanaan remediasi; dan
    • penyusunan dan penyampaian laporan pelaksanaan remediasi terhadap Pencemaran Lingkungan Hidup kepada Menteri, gubernur, dan bupati/wali kota.
  3. Rehabilitasi
    Rehabilitasi dilakukan dengan cara paling sedikit meliputi:

    • identifikasi lokasi, penyebab, dan besaran kerusakan Lingkungan Hidup;
    • pemilihan metode rehabilitasi;
    • penyusunan rencana dan pelaksanaan rehabilitasi; dan
    • penyusunan dan penyampaian laporan pelaksanaan rehabilitasi terhadap Kerusakan Lingkungan Hidup kepada Menteri, gubernur, dan bupati/wali kota.
  4. Restorasi
    Restorasi dilakukan dengan cara paling sedikit meliputi:

    • identifikasi lokasi, penyebab, dan besaran Kerusakan Lingkungan Hidup;
    • pemilihan metode restorasi;
    • penyusunan rencana dan pelaksanaan restorasi; dan
    • penyusunan dan penyampaian laporan pelaksanaan restorasi Kerusakan Lingkungan Hidup kepada Menteri, gubernur, dan bupati/wali kota.
  5. Cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu Pengetahuan dan teknologi
    Catatan Penting:

    • Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup dilaksanakan hingga memperoleh penetapan status telah selesainya pemulihan lahan terkontaminasi dari Menteri.
    • Untuk memperoleh penetapan status telah selesainya pemulihan lahan terkontaminasi dari Menteri harus diajukan permohonan secara tertulis.
    • Permohonan secara tertulis harus dilengkapi dengan:
      a. identitas pemohon; dan
      b. laporan pelaksanaan Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup.
    • Laporan pelaksanaan Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup paling sedikit memuat:
      a. identitas pemohon; dan
      b. rincian pelaksanaan Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup.

Download jadwal training PT Benefita tahun 2015 Disini. Download brosur training dan peraturan-peraturan terbaru tentang Lingkungan hidup Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>