Tiga Lembaga yang Wajib Terlibat dalam Sertifikasi Kompetensi

sertifikat kompetensi mppa iatpi

Agar sertifikat kompetensi teman-teman diakui Negara dan agar terhindar dari sertifikasi tidak resmi, maka ada tiga syarat dan tiga lembaga resmi yang harus dipenuhi dan terlibat dalam selembar Ijazah Sertifikasi Kompetensi Nasional yang berkekuatan hukum dan diakui Negara yaitu sebagai berikut:

  1. Pemerintah sebagai Regulator, Regulasi tentang Sertifikasi Kompetensi tersebut sudah turun dan sudah berlaku dengan sudah dicatatkan di Lembar Negara. Oleh pemerintah melalui Menteri terkait seperti : Menteri LH, ESDM, Perindustrian, Pertanian, Kesehatan dll, akan mengeluarkan Peraturan Menteri tentang sudah diberlakukannya sertifikasi kompetensi tersebut, mencakup : tujuan, cara penilaian, masa berlaku dan lembaga resmi apa saja yang terlibat didalam sertifikat kompetensi tersebut, dan sudah tercatat di Lembar Negara sehingga Berkekuatan Hukum. Tanpa adanya regulasi ini maka Sertifikasinya tidak sah. Sebagai contoh Regulasi Resmi tentang Sertifikasi MPPA silahkan DOWNLOAD disini

    FAKTA: Bagaimana mungkin suatu training yang ada sertifikasi kompetensinya bila tidak ada regulasi yang mengaturnya seperti bahwa tanggal mulai diberlakukannya sertifikasi, apa tujuannya, apa ruang lingkupnya, bagaimana standar penilaian dan nilai kelulusannya.

  2. Lembaga Training yang melakukan trainingnya wajib mempunyai Register dari Menteri terkait sebagai Lembaga Resmi untuk melakukan training yang bersertifikasi kompetensi. Negara melalui Menteri terkait akan meregister Lembaga training yang memenuhi syarat untuk melaksanakan training yang ada Sertifikasi Kompetensinya.

    FAKTA: Pasti ada dulu regulasi yang sudah berlaku untuk mengatur tentang training yang bersertifikasi kompetensi dan lembaga training yang boleh melaksanakan trainingnya.

  3. Lembaga Sertifikasi yang melakukan Sertifikasi hanya lembaga yang ditunjuk resmi oleh Menteri terkait sebagai Lembaga Resmi untuk melakukan ujian dan proses Sertifikasi kompetensi.

Dengan demikian bagi User mohon hati-hati agar sertifikatnya diakui oleh negara mohon perhatikan hal-hal sebagai berikut:

  • Sertifikasi belum bisa dilaksanakan bila tidak memenuhi ketiga aturan diatas. Jadi harus sudah turun Regulasinya, Sudah ada Lembaga Training Resmi yang ditunjuk yang Beregister, dan juga sudah ada Lembaga Sertifikasi Resmi yang ditunjuk.
  • Jadi wajib terpenuhi ketiga point diatas, jika salah satu tidak terpenuhi maka Sertifikasinya tidak sah.
  • Hindari ikut sertifikasi tapi belum turun Regulasi resminya dari Menteri terkait, jadi point 1 diatas tidak terpenuhi, bisa saja hanya kongkalikong antara lembaga training (Point 2) dan lembaga sertifikasi (point 3) karena melihat pasarnya bagus. Bila ini terjadi sertifikat kompetensi saudara tidak diakui dan tidak ada nilainya.

Demikian semoga tulisan ini ada manfaatnya buat teman-teman semua yang mau ikut sertifikasi, agar hasinya sepadan dengan biaya yang sudah dikeluarkan, jangan ikut sertifikasi yang tidak resmi. Bila ada pertanyaan silahkan hubungi kami

Artikel Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>